Penting bagi suami/istri untuk memahami faktor-faktor yang mendorong pasangan untuk berselingkuh. Dalam sebuah hubungan, ada kemungkinan bahwa salah satu pasangan akan tergoda oleh godaan karena berbagai alasan seperti kebosanan, ketidakcocokan, jarak, dan lain sebagainya. Meskipun perselingkuhan tidak dapat disetujui, namun penting untuk memahami apa yang mendorong pasangan untuk melakukan hal tersebut.
Ada lima alasan psikologis mengapa pria dan wanita bisa mengkhianati pasangannya, menurut Deepti Makhija, seorang psikolog asal India. Pertama, kecenderungan perilaku reaktif dapat muncul setelah adu argumen yang mengakibatkan salah satu pasangan merasa sakit hati. Kedua, ketidakcocokan seksual juga dapat menjadi pemicu perselingkuhan karena kebutuhan akan kepuasan psikologis dalam hubungan. Ketiga, hal ini dapat terjadi karena pasangan merasa tidak lagi dianggap menarik oleh satu sama lain, sehingga mencari pengakuan dari pihak lain.
Keempat, tumbuh secara terpisah dalam hubungan pernikahan bisa membuat pasangan kehilangan hasrat seksual dan emosional, mendorong mereka untuk mencari cinta di tempat lain. Terakhir, mencari sensasi juga bisa menjadi alasan seseorang berselingkuh, di mana mereka ingin mengejar sensasi baru di luar hubungan mereka.
Setiap alasan tersebut perlu dipahami dengan baik agar pasangan bisa mengatasi masalah dan mencegah perselingkuhan terjadi. Jika masalah tidak diselesaikan dengan baik, maka risiko perselingkuhan akan selalu mengintai dalam hubungan. Oleh karena itu, komunikasi dan pengertian antar pasangan sangat penting untuk menjaga keutuhan hubungan pernikahan.

0 comments:
Posting Komentar